Komisi III DPR telah menentukan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hasil voting, Agus Rahardjo resmi terpilih sebagai ketua dengan perolehan suara sebanyak 44 suara.

“Dengan demikian telah terpilih ketua KPK masa bakti 2015-2019, saudara Agus Rahardjo,” kata Aziz Syamsuddin di Gedung Komisi III, DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (17/12).

Sementara itu, Irjen Pol. Basaria Panjaitan memperoleh dukungan sebanyak 9 suara dan Saut Situmorang hanya mendapat 1 suara.

Sebelumnya Komisi III DPR telah memilih lima dari sepuluh calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). kelima nama terebut adalah Alexander Marwata, Agus Rahardjo, Saut Situmorang, Basaria Pandjaitan dan Laode M Syarif.

Pemilihan Ketua KPK dilakukan dengan sistem voting dengan melibatkan 54 suara. dari 54 suara, masing-masing anggota memilih lima dari sepuluh calon pimpinan.

Berikut nama dan profil singkat para pimpinan KPK terpilih di DPR:

1. Agus Rahardjo (59 tahun)

Pendidikan terakhir:
S2 Manajemen dari Arthur D. Little Management Education Institute, AS

Pekerjaan terakhir:
Kepala Lembaga Kebijakan Barang dan Jasa Pemerintah

Catatan:
– Dipertanyakan panitia seleksi soal kepemilikan tanah di banyak tempat.
– Tidak memperbarui Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara sejak 2012.

2. Alexander Marwata (48 tahun)

Pendidikan terakhir:
D-IV dari STAN Jakarta

Pekerjaan terakhir:
Hakim adhoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi

Catatan:
– Pernah menjadi auditor ahli BPKP (1989-2011)
– 10 kali dissenting opinion dalam perkara korupsi termasuk menyatakan mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah tidak terbukti korupsi.

3. Inspektur Jenderal (Pol.) Basaria Panjaitan (58 tahun)

Pendidikan terakhir:
Magister Hukum Ekonomi UI

Pekerjaan terakhir:
Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Politik

Catatan:
– Polwan pertama berpangkat inspektur jenderal
– Pernah menjadi penyidik utama di Bareskrim Polri (2008)

4. Laode Muhammad Syarif (50 tahun)

Pendidikan terakhir
Doktor hukum lingkungan hidup internasional dari Universitas of Sydney

Pekerjaan terakhir:
– Dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar
– Senior Adviser Partnership for Governance Reform in Indonesia.

Catatan:
– Kerap memerikan pelatihan pada proyek antikorupsi Indonesia yang didanai USAID.

5. Thony Saut Situmorang (56 tahun)

Pendidikan terakhir:
Doktor Manajemen SDM dari Universitas Persada Indonesia

Pekerjaan terakhir:
– Staf Ahli Kepala BIN
– Dosen Kajian Strategik Intelijen Pascasarjana UI

Catatan:
– Menjabat sebagai Direktur PT Indonesia Cipta Investama.

(LLJ)