Seni dan budaya merupakan salah satu aspek yang terus ditingkatkan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dibawah kepemimpinan walikota Airin Rachmi Diany. Airin yang juga mantan Putri Pariwisata dan Putri Favorit pada pemilihan Puteri Indonesia tahun 1996 itu sadar betul, Tangsel harus memaksimalkan potensi seni dan budaya yang dimiliki kota yang akan berumur 7 tahun pada 26 November mendatang. Jika dimaksimalkan, bukan tidak mungkin akan memberikan multiple effect bagi kemajuan Kota Tangsel, khususnya peningkatan pariwisata.

“Tahun ini Gelanggang Budaya sudah mulai dibangun. Seluruh masyarakat nantinya bisa memanfaatkan sarana itu untuk berkesenian dan berbudaya. Ini juga bisa meningkatkan pariwisata Tangsel,” ujar Airin Rachmi Diany di Serpong, Minggu, (11/10/2015).

Dengan adanya Gelanggang Budaya yang dibangun di Taman Kota II BSD, Airin berharap para pelaku seni dan juga pegiat kebudayaan maupun komunitas masyarakat yang peduli dengan seni dan budaya di Tangsel mampu menjaga kesenian dan kebudayaan di Kota Tangsel tetap lestari.

“Semoga nanti keberadaan Gelanggang Budaya bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Menurut Airin, pemerintah kota Tangsel cukup serius dan memiliki komitmen yang kuat dalam pengembangan seni dan budaya. Bahkan kedepan, gedung olahraga disetiap kecamatan juga akan dipadukan serta difungsikan untuk kegiatan kesenian dan kebudayaan.

Gelanggang Budaya Kota Tangerang Selatan (ist)

Gelanggang Budaya Kota Tangerang Selatan (ist)

“Disetiap kecamatan nantinya bukan hanya ada kegiatan olahraga saja tapi akan memadu kegiatan seniman dan budayawan,” ungkap Airin yang pada bulan Agustus kemarin menerima penghargaan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden Jokowi dalam acara Harganas 2015.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Tangsel sudah mulai membangun Gelanggang Budaya tahap awal yang ditargetkan rampung Desember 2015 tersebut kini tengah memasuki tahap pematangan lahan. Pembangunan tahap awal ini meliputi pembangunan amphiteater terbuka, mushala, perpustakaan serta rumah Blandongan yang sudah menjadi ciri khas Kota Tangsel sebagai kota yang cerdas, modern dan religius.

Airin menambahkan, sebagai kota yang multi etnis, agama dan kultur, tentunya kebudayaan yang ada di Kota Tangsel seperti Palang Pintu, Gambang Kromong, Tari Anggrek, Barongsai, Lebaran Betawi, dan masih banyak lagi yang lainnya harus menjadi identitas Kota Tangsel. Apalagi di Tangsel ini, lanjut Airin, banyak tokoh dan pegiat seni dan budaya yang sudah menasional.

“Dengan keberagaman kebudayaan yang ada, kami ingin menjadikan Tangerang Selatan sebagai salah satu tempat destinasi wisata yang ada di Indonesia,” tutupnya. (ris/ind)