Serang – Calon Gubernur (Cagub) Banten Rano mengatakan, sejak dirinya masih sebagai gubernur aktif di Banten, KPK dilibatkan secara mendalam untuk berbagai aktivitas penyelenggaraan pemerintah. Bahkan, lembaga anti rasuah tersebut diminta untuk mendampingi Pemprov Banten dalam merumuskan perencanaan berbagai program. Termasuk terlibat dalam memberikan supervisi penyusunan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Banten.

“Jadi, kita tidak perlu merasa khawatir terhadap kehadiran KPK di Banten. Tidak perlu dong ada yang merasa terganggu apalagi merasa terancam dengan kehadiran KPK,” ujar Rano santai menanggapi pernyataan Ketua KPK Agus Rahardjo soal akan diungkapnya kasus korupsi di Banten pasca Pilgub 2017. Pernyataan Agus itu kemudian menjadi bola panas yakni menjadi bahan untuk menyudutkan kedua belah pihak peserta Pilgub Banten 2017. Kubu WH-Andika menuding pernyataan Agus tersebut untuk Rano. sebaliknya, kubu Rano menuding pernyataan tersebut untuk kubu WH-Andika.

Rano berjanji bilamana ia mendapat kepercayaan bersama Embay Mulya Syarief sebagai gubernur dan wakil Banten, ia memastikan KPK akan tetap hadir. KPK akan diminta untuk memberikan supervisi bagi perencanaan di Banten.

Menurutnya, berbagai persoalan kemiskinan yang terjadi di Banten merupakan buah dari persoalan masa lalu yang mengesampingkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas.

“Kami berdua mengemban kewajiban untuk memutus berbagai citra buruk yang selama ini melekat di Banten,” kata Rano. (detik.com/HN-3/mil)