Indopolitika.com  Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany akan berakhir masa kerjanya pada April 2016 mendatang. Namun, hingga saat ini, ia belum berpikir untuk maju di periode kedua.

Penegasan tersebut saat ditanya apakah dirinya berkeinginan maju kedua kalinya dalam Pilkada Tangsel pada tahun 2016.

“Saya tidak kepikiran ke sana (maju Pilkada Tangsel Tahun 2016),” ucap Airin dalam dialog dengaan warga usai peresmian Musholla di Cluster Sudimara Jombang (CSJ), di Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Sabtu lalu (12/7/2014).

Dalam kesempatan tersebut Airin menyebutkan saat dirinya maju dalam Pilkada Tangsel mendapat kampanye negatif seperti menjadi walikota hanya menjadi boneka Ratu Atut dan suaminya. “Saya hanya ingin selesai pada 20 April 2016 dan mayoritas masyarakat Tangsel mengatakan tidak salah pilih memilih Ibu Airin,” ujar Airin.

Saat ditanya apa warisan yang ia tinggalkan selama memimpin Tangsel, secara diplomatis, master hukum ini menjawab. “Soal legacy, biar masyarakat yang menilainya,” ucap perempuan berjilbab ini.

Hanya saja, Airin menegaskan pihaknya bekerja keras di Tangsel sesuai janji kampanye seperti perbaikan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. “Sejak September 2012 hanya bawa KTP Tangsel dapat berobat gratis di Puskesmas dan RSUD,” imbuh Airin. (inlh/ind)