AMPI Minta Partai Golkar Tidak Ikut-Ikutan Dorong Prabowo-Hatta Ajukan Gugatan ke MK

"Kami berharap Golkar secara legowo menerima hasil Pilpres. Golkar harus mendukung siapapun presiden terpilih," kata Ketua umum DPP AMPI Dave Laksono


Indopolitika.com  Organisasi sayap Partai Golkar (PG), Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (Ampi) meminta pimpinan PG agar tidak ikut-ikutan mendorong pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa mengajukan gugatan hasil pemilihan presiden (Pilpres) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Pimpinan Golkar diharapkan secara legowo menerima hasil Pilpres yang akan ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), 22 Juli.

“Kami berharap Golkar secara legowo menerima hasil Pilpres. Golkar harus mendukung siapapun presiden terpilih,” kata Ketua umum DPP AMPI Dave Laksono dalam konferensi pers di kantor Dewan Pimpinan Pusat PG, Slipi, Jakarta Barat, Senin (21/7).

Dave yang juga putra dari Menko Kesra Agung Laksono ini memahami bahwa pasangan Prabowo-Hatta memang punya hak mengajukan gugatan tersebut. Hak itu pun dijamin konstitusi. Artinya tidak ada yang salah kalau memang mau ajukan gugatan.

Namun sebagai partai besar yang punya jiwa besar, Golkar harus mengakui keunggulan lawan dan siap menerima kekalahan. PG diharapkan tidak mendorong, apalagi menjadi pelopor utama dalam gugatan tersebut.

“Kami berharap Golkar dengan jiwa besarnya memberikan selamat kepada pemenang. Kami percaya Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie bisa melakukan itu,” tutur Dave yang terpilih menjadi anggota DPR pada pemilihan legislatif, 9 April lalu.

Sebagaimana diketahui, PG adalah salah satu partai pendukung pasangan Prabowo-Hatta. Bahkan Sekjen Golkar Idrus Marham malah yang paling depan untuk melakukan gugatan hasil Pilpres ke MK. Dia juga mengancam mempidanakan komisioner KPU.  (bs/ind)

Next post Jika Jokowi Menang, Sekjen PPP Tegaskan Koalisi Permanen Putih Akan Tetap Bersama

Previous post Setelah Diketahui Hasil Pilpres, Saat yang Tepat Untuk Pidanakan Lembaga Survei Abal-Abal

Related Posts