DPRD Natuna menggelar rapat bersama KPU dan bupati terkait anggaran Pilkada Natuna Desember mendatang. Pertemuan yang digelar di ruang rapat paripurna gedung DPRD, Senin (9/3/2015).

Ketua KPU Natuna, Affuandris mengaku KPU merevisi usulan anggaran yang diusulkan ke Pemkab terkait pelaksanaan Pilkada. Anggaran yang awalnya diusulkan Rp14,5 Miliar diturunkan menjadi Rp14,2 Miliar.

“Kami merevisi anggaran menjadi Rp14,2 Milyar kepada Pemda, hal ini sesuai aturan kemendagri terkait pembiayaan Pilkada oleh Pemda,” kata Affuandris.

Ia mengakui, KPU Natuna memang belum satupun menerima PKPU maupun Permendagri terbaru terkait teknis Pilkada. Usulan tersebut sesuai estimasi oleh KPU.

Pengajuan anggaran Rp14.2 Milyar ini pun bisa berubah (tambah atau berkurang) dalam bentuk pembiayaan full pemda di luar dana sharing dari Provinsi atau lainnya.

“KPU sifatnya koordinasi ingin pastikan Pemda bahwa kita secara teknis sudah siap. KPU Natuna akan mulai tahapan bulan Apri,” ungkapnya.

Jadwal pasti Pilkada sendiri masih rancu karena belum ada satupun surat resmi selain edaran KPU terhadap percepatan pilkada. Natuna dikatakan Aff termasuk daerah yang masuk kriteria melakukan Pilkada serentak pada Desember mendatang.

Namun jika Pemkab Natuna merasa tidak ada anggaran, maka KPU merekomendasikan Pemkab menyurati Mendagri untuk memundurkan Pilkada pada 2017. (tbn/btm/ind)