Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) menyampaikan apresiasi atas terpilihnya pasangan Jokowi Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2014 – 2019.

“Kami mengucapkan selamat dan apreasiasi atas terpilihnya mereka berdua untuk memimpin Indonesia untuk lima tahun mendatang,” kata Ketua Aptindo, Fransiscus Welirang, dalam acara buka puasa bersama wartawan di Jakarta, Kamis (24/7). Turut hadir dalam kesempatan itu adalah Direktur Eksekutif Aptindo, Ratna Sari Loppies.

Frangki, panggilan akrab Fransiscus Welirang, mengatakan, para pengusaha menyambut gembira atas terpilihnya Jokowi-JK. “Kita berharap ke depan sampai hari pelantikan mereka tak ada masalah keamanan dan hukum,” kata dia.

Frangki mengaku, kalangan pengusaha tidak merasa khawatir dengan situasi keamanan ke depan, mengingat TNI dan Polri menjamin akan faktor keamanan. “Kita berharap janji ini terpenuhi,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Ratna Sari Loppies meminta pemerintah mendatang, dapat melakukan penyelidikan atas dugaan praktik dumping terkait dengan importasi tepung gandum dari Turki, Sri Lanka dan India, melauli Komite Anti Dumping Indonesia.

Ratna juga memohon agar pemerintah menerapkan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD), sekali pun ada rencana bagi penerapan tindakan pengamanan perdagangan dalam bentuk kuota, mengingat kuota tidak menghilangkan aspek persaingan curang dari praktik dumping.

Aptindo, kata Ratna, mendorong pemerintah untuk menerapkan BMAD sementara, selama penyelidikan anti dumping dilakukan oleh Komite Anti Dumping, mengingat beberapa produsen nasional berada dalam kondisi keuangan yang mengkhawatirkan. (bs/ind)