Bakal calon gubernur Jabar yang juga ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Haji Mulyadi mensponsori penyelenggaraan Jabar Cross Country Serie 07 yang diikuti oleh sekitar 800 peserta dari berbagai wilayah di Provinsi Jawa Barat. Acara yang digemari para biker ini merupakan ajang pertemuan rutin para pesepeda gunung dan pecinta olah raga sepeda se-Jawa Barat sekaligus merupakan bentuk dukungan moral kepada Haji Mulyadi yang didaulat untuk ikut serta di ajang pilkada Jabar 2018 mendatang.

Dalam sambutannya Haji Mulyadi yang juga dikenal sebagai pebisnis sukses ini mengatakan event olahraga sepeda yang diinisiasi Jonggol Bicyle Community telah dilaksanakan sampai serie ketujuh. “Untuk serie 08 akan diselenggarakan secara lebih luas dan melibatkan kebih banyak peserta serta akan dibuka oleh Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Kita semua berkomitmen membangun masyarakat yang sehat dan cerdas, bersepeda adalah olah raga yang baik, menyehatkan dan menumbuhkan semangat mengurangi penggunaan kendaraan berbahan bakar timbal,” ujarnya.

Cross country ini juga dihadiri oleh fungsionaris DPP Gerindra, Edhi Prabowo. Saat didaulat memberi sambutan, ia menyatakan bahwa Haji Mulyadi merupakan tokoh muda asli Jonggol. Putera daerah Jawa Barat, punya pengalaman di DPR RI dan merupakan tokoh agamis yang disegani. “Tak ada keraguan, Haji Mulyadi dipastikan akan menjadi salah satu bakal calon gubernur yang akan diusung oleh Partai Gerindra di Pilkada Jabar 2018,” ujarnya bersemangat.

Menanggapi makin semaraknya aktivitas kampanye menjelang pilkada Jabar 2018 sebagaimana dilakukan Haji Mulyadi, pengamat politik dari Konsepindo Research & Consulting, Veri Muhlis Arifuzzaman mengatakan, maraknya aktivitas itu merupakan langkah nornal yang baik. Publik akan mendapatkan banyak kesempatan untuk tahu detail dan berinteraksi dengan calon pemimpinnya secara happy tanpa sekat birokratis.

“Kegiatan model begitu adalah aktivitas pra-kampanye yang kreatif. Ini bagus. Bergerak sejak dini, berinteraksi langsung dengan publik, tidak bergerak di akhir apalagi memotong di tikungan. Saya kira kalau itu dilakukan konsisten, tentu akan memberi kontribusi positif terhadap peningkatan popularitas, bahkan dengan posisi politik sebagai ketua partai tingkat provinsi yang jelas sudah punya kursi di DPRD Provinsi, apa yang dilakukan itu menunjukan langkah politik yang humble, rendah hati,” pungkasnya. (Ind)