Pasangan petahana di pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany­-Benyamin Davnie makin sering menjadi sasaran tembak para pesaingnya. Tim Airin-Benyamin menganggap berbagai serangan itu bertujuan bagaimana calon mereka didiskualifikasi sebelum pemilihan digelar.

“Serangan terlihat betul dicari-­cari. Ini jelas bertujuan untuk agenda besar mereka yaitu ingin agar pasangan Airin Benyamin didiskualifikasi. Itu tidak jantan sekali,” ujar tim Airin-Benyamin, Imam Darma, kepada wartawan di kawasan BSD, Tangsel, Jumat (18/9).

Idar menduga paslon lain telah menyelenggarakan survei dan tampak atau mungkin tergambar kalau pasangan Airin-Benyamin sangat tinggi elektabilitasnya sehingga mereka frustrasi. Airin misalnya dilaporkan ke Bawaslu atas dugaan kampanye terselubung. Selain itu, Airin juga diserang lewat isu dugaan korupsi.

“Karena itu mungkin mereka akhirnya fokus menyerang, tidak lagi fokus berkampanye untuk menunjukan kelebihan­kelebihan dan program mereka,” jelas Idar.

Idar mengajak semua kontestan Pilkada Tangsel untuk sama ­sama berkampanye kepada pemilih. Ini penting agar pemilih tahu siapa calonnya, apa programnya.

“Jadi mari fokus ke pemilih, jangan ke peserta pilkada lain,” tutupnya.

(ram/ind)