Bawaslu: Jokowi Tidak Langgar Aturan Kampanye Pilpres 2014

"Berdasarkan kajian hukum yang dilakukan, perbuatan terlapor tidak merupakan pelanggaran Pemilu," kata Komisioner Bawaslu Nelson Simanjuntak


Indopolitika.com  –  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memutuskan capres nomor urut 2 Joko Widodo alias Jokowi tidak melanggar kampanye Pilpres 2014. Keputusan itu melalui kajian yang dilakukan beberapa hari belakangan ini.

“Berdasarkan kajian hukum yang dilakukan, perbuatan terlapor tidak merupakan pelanggaran Pemilu,” kata Komisioner Bawaslu Nelson Simanjuntak, Jakarta, Sabtu (7/6/2014).

Dalam kajian Bawaslu, Nelson menjelaskan, apa yang dilakukan Jokowi tidak memenuhi unsur-unsur kampanye. Dalam kampanye, harus menawarkan visi-misi.

“Kegiatan Pemilu Presiden kegiatan menawarkan visi-misi program. Yang bersangkutan tidak memenuhi unsur itu,” tegas Nelson.

Nelson mengatakan, apa yang disampaikan Jokowi kepada Bawaslu hari ini sama saja apa yang disampaikan dalam surat yang dilayangkan Jokowi kepada Bawaslu.

“Begitu juga surat yang dikirim terlapor pada Bawaslu. Itu sebagai ungkapan spontanitas,” pungkas Nelson.

Jokowi dilaporkan kepada Bawaslu atas dugaan mencuri start kampanye pada saat pengambilan nomor urut di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minggu, 1 Juni 2014. Kala itu, Jokowi mengangkat poster bergambar dirinya dan JK dengan angka 2 di bagian atasnya.

Pengaduan kepada Bawaslu ini dilakukan tim advokasi pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa pada Senin 2 Juni lalu. Jokowi-JK dituding berkampanye sebelum waktunya. (l6/ind)

Next post Ketua DPD Gerindra Kalimantan Barat Dukung Jokowi-Jusuf Kalla

Previous post Hatta Rajasa Klaim Sudah Ungguli Jokowi-JK di Survei

Related Posts