Indopolitika.com Saiful Mujani mengakui melakukan kampanye negatif terhadap calon presiden nomor urut 1 Prabowo Subianto.

Namun, ia membantah melakukan kampanye hitam karena informasi yang disampaikannya adalah fakta dan bukan fitnah.

“Terdorong pandangan politik saya, maka saya terang-terangan katakan ‘jangan pilih Prabowo’. Saya katakan, Prabowo direkomendasikan diberhentikan. Itu sudah jadi berita umum. Itu bukan fitnah. Kampanye hitam itu kan kalau menyampaikan fitnah,” ujar Saiful saat dihubungi, Rabu (11/6/2014).

Dia mengatakan, pernyataannya itu bahkan beberapa kali dia sampaikan di media sosial. Ia menuturkan, informasi itu juga ia sampaikan kepada setiap orang yang ia temui. Baca juga: Sebut Orang Tua Prabowo Pemberontak NKRI, Saiful Mujani Dilaporkan ke Bawaslu

“Waktu itu kebetulan saya pulang kampung ke Cinangka, Serang, Banten. Itu teman saya semua. Saya sampaikan juga hal itu,” katanya.

Menurutnya, karena hanya ada dua pasangan peserta Pemilu Presiden (Pilpres) 2014, maka kampanye untuk tidak memilih Prabowo berdampak pada kampanye untuk memilih pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Sebelumnya, tim pasangan capres Prabowo-Hatta melaporkan dugaan kampanye hitam yang dilakukan Saiful Mujani dilakukan saat berbicara pada forum pemuda Kecamatan Cinangka, Minggu (8/6/2014) lalu. Dalam acara tersebut, Saiful menyampaikan bahwa ayah Prabowo adalah seorang pemberontak NKRI dan Prabowo berasal dari keluarga yang heterogen. (Ind/kp)