Menyandang status sebagai mantan menteri, tak membuat Yusril Ihza Mahendra selalu bepergian dengan menggunakan mobil mewah. Dia memutuskan naik Kereta Rel Listrik (KRL), bahkan ikut antre beli tiket bersama-sama calon penumpang lainnya.

Dikutip dari akun Twitter resmi miliknya, Jumat (22/4), Yusril mendadak mendatangi Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Kedatangannya itu ternyata menarik perhatian sejumlah orang di sana, bahkan tukang ojek yang mangkal di depan stasiun menyambutnya.

Di dalam area stasiun, Yusril yang mengenakan kemeja putih dan menyelempangkan jaket almamater warna kuning di lehernya tanpa ragu ikut mengantre di Commuter Line Vending Machine atau mesin tiket Commuter Line yang diletakkan di muka stasiun. Dia juga ikut mengantre untuk masuk ke dalam peron.

“Stasiun Manggarai. Mengingatkan pada kakek saya Jama Sandon yang bekerja di sini tahun 1918,” kenang Yusril.

Sembari menunggu kedatangan kereta, keberadaan Yusril mematik para penumpang di sekitar peron, tak terkecuali karyawan PT KAI. Tak jarang yang memintanya berfoto bersama.

Di UI, pakar hukum tata negara ini akan menjadi pembicara Dialog Kebangsaan bertajuk ‘Dari UI untuk Bangsaku’. Acara tersebut digelar di Taman Lingkar Perpustakaan UI itu, selain Yusril, pembicara lain yang turut diundang antara lain Prof Muhammad Anis (rektor UI), Chusnul Mar’iyah, Akbar Tandjung, Ridwan Saidi, dan para calon ketua ILUNI (Ikatan Alumni Universitas Indonesia).

Selain menjadi pembicara dalam dialog kebangsaan, Yusril yang merupakan alumni Fakultas Hukum dan Fakultas Sastra UI ini akan menjadi khatib shalat Jumat di Masjid Kampus UI Ukhuwah Islamiyah. Yusril memang selama ini dikenal sebagai kahtib shalat Jumat di masjid-masjid di Jakarta dan kota lainnya. (mdk/ind)