Gubernur Sumsel, Alex Noerdin bersyukur atas selesainya proses hukum yang dijalani Bupati Muba non aktif, Pahri Azhari.

“Saya bersyukur proses itu selesai, proses yang melelahkan, jadi sudah ada kepastian hukum. Tinggal menjalani saja,  semoga selamat,” ungkapnya, Selasa (3/5).

Selanjutnya, pihaknya segera mengajukan pemberhentian Pahri sebagai Bupati Muba ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Sekaligus, mengajukan Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Muba, Beni Hernendi sebagai Bupati Muba definitif.

“Tinggal diusulkan Plt Bupati menjadi bupati beneran. Jadi yang wakil menggantikan,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah menjalani proses persidangan yang cukup lama, Pahri Azhari akhirnya divonis 3 tahun penjara. Sementara istrinya diganjar 1,6 tahun dengan denda sebesar Rp 100 juta atau subsider 5 bulan.

Vonis keduanya lebih rendah dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut Pahri dengan hukuman 4 tahun dan Luciyanti 2 tahun dengan denda 150 juta dan  subsider 5 bulan, Selasa (3/5) di Pengadilan Negeri (PN) Klas I A Palembang

(Rmol)