Indopolitika.com   Politisi PDI Perjuangan, Tubagus Dedi S Gumelar, atau yang akrab disapa Miing, menyindir cawapres Hatta Rajasa yang menyerang secara tajam ke Joko Widodo (Jokowi) dalam debat terakhir, namun berujung fatal.

Menurut Miing, Hatta termotivasi menyerang Jokowi sehingga tanpa disadari justru membuka kedoknya sendiri karena yang ditanyakan malah tidak dipahami. Padahal, kata dia, Hatta sudah 13 tahun berada di pemerintahan namun tak bisa membedakan antara Kalpataru dengan Adipura.

“Serangan tajam yang ditujukan ke Jokowi oleh Hatta berujung fatal. Hatta salah memberikan pertanyaan karena tanpa mampu membedakan apa itu Adipura dan Kalpataru,” kata Miing, di Jakarta, Sabtu (5/7).

Miing mengungkapkan, latar belakang pertanyaan Hatta tersebut hanya karena informasi sesat bahwa seolah Kota Solo dan DKI Jakarta tidak menerima Kalpataru. Padahal Kalpataru adalah penghargaan untuk pejuang lingkungan.

“Hatta Rajasa sebagai pejabat Negara seharusnya mampu membedakan Penghargaan Kalpataru dan Adipura. Maka JK pun tampil dengan tegas, bahwa pertanyaan Pak Hatta salah sehingga tidak perlu dijawab,” ujarnya. (bs/ind)