Indopolitika.com – Pasangan Calon Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla tetap unggul di sejumlah lembaga survei. hal itu terbukti dari sebanyak tujuh dari sembilan lembaga survei tetap menempatkan pasangan Jokowi-JK di urutan teratas.

“Kalau kita cermati, elektabilitas Jokowi-JK tidak bisa terbendung, karena unggul di mayoritas hasil survei,” kata peneliti Populis Institute, David Alka, di Jakarta, Kamis, (19/6).

Hasil survei tersebut merupakan survei teranyar yang dipublikasikan antara awal Juni hingga pertengahan Juni ini. Sembilan lembaga survei tersebut adalah Populis Center, Soegeng Sarjadi School of Government (SSSG), Alvara Research Center (ARC), Cyrus Networks, Lembaga Survei Nasional (LSN), Pusat Data Bersatu (PDB), Lingkaran Survei Indonesia (LSI-Denny JA), Pol Tracking Institute dan Indo Barometer.

Hasil survei Populi Center yang dipublikasikan pada (4/6) menyebutkan Prabowo-Hatta mengumpulkan 36,9 persen, sedangkan Jokowi-JK sebesar 47,5 persen dan suara yang masih mengambang 14,4 persen. Publikasi survei SSSG (5/6) menyebutkan Prabowo-Hatta mengumpulkan 28,35 persen sedangkan Jokowi-JK sebesar 42,65 persen dan suara mengambang 29 persen.

Hasil survei ARC yang dipublikasikan pada (5/6) menyebutkan Prabowo-Hatta mendapatkan 29 persen dan Jokowi-JK mendapatkan 38,8 persen serta suara mengambang 32,3 persen. Cyrus Network menyebutkan Prabowo-Hatta mendapatkan 41,1 persen sedangkan Jokowi-JK mendapatkan 53,6 persen dan suara mengambang 5 persen (10/6).

Hasil survei LSN (12/6) menyebutkan Prabowo-Hatta mendapatkan 46,6 persen dan Jokowi-JK mendapatkan 38,8 persen sedangkan suara mengambang 14,9 persen. Lembaga survei PDB menyebutkan (14/6) Prabowo-Hatta mendapatkan 31,8 persen dan Jokowi-JK mendapatkan 29,9 persen sedangkan suara mengambang 17,2 persen dan suara yang masih rahasia sebesar 19,4 persen.

Survei Lingkaran Survei Indonesia menyebutkan Prabowo-Hatta mendapatkan 38,7 persen dan Jokowi-JK mendapatkan 45 persen serta suara mengambangg 14,4 persen (15/6). Survei Pol Tracking Institute menyebutkan Prabowo-Hatta mendapatkan 41,1 persen dan Jokowi-JK mendapatkan 48,05 persen, sedangkan suara mengambang 10,4 persen (15/6). Terakhir survei Indo Barometer menyebutkan Prabowo-Hatta mendapatkan 36,5 persen dan Jokowi-JK mendapatkan 49,9 persen, suara mengambang 11 persen dan suara yang masih rahasia sebesar 1,5 persen (17/6). (ant/ind)

“Dengan demikian dari sembilan lembaga survei itu hanya LSN dan PDB menempatkan Prabowo-Hatta sebagai tertinggi, sedangkan tujuh lembaga survei lainnya menempatkan Jokowi-JK tetap teratas. Jika ada pihak yang mengklaim Prabowo unggul daripada Jokowi, itu hanya isapan jempol dan bertentangan dengan fakta survei yang dirilis ke publik dengan tingkat kepercayaan yang dapat diterima secara akademis,” kata David.
(*)