Politisi Partai Gerindra Desmond J. Mahesa menilai Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak pantas mendapat kursi pimpinan MPR. Pasalnya, partai berlambang Ka’bah itu memang tidak memiliki nilai lebih dibanding anggota Koalisi Merah Putih (KMP) lainnya.

Desmond menjelaskan, di antara anggota KMP, jumlah kursi parlemen PPP adalah yang paling kecil. Selain itu, konflik internal yang tak kunjung usai membuat PPP semakin tidak menarik untuk dijadikan rekan kerjasama.

“Ya ini wajar saja kalau mereka tidak mendapat tempat. Mereka tidak kompak,” kata Desmond saat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/10).

Anggota DPR RI ini juga menilai wajar kalau sekarang PPP merapat ke Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Namun diingatkannya, selama kondisi PPP masih lemah, mereka tetap rentan ditendang oleh PDI Perjuangan dan para sekutunya.

“Karena mereka tidak kompak, maka mereka dimanfaatkan oleh dua koalisi yang ada. Hal ini wajar saja,” tuturnya.

Lebih lanjut Desmond menilai, beralihnya PPP bukan kabar buruk bagi KMP. Pasalnya, anak buah Prabowo Subianto itu percaya tidak ada kerjasama politik yang abadi.

“Kami siap dan ikhlas kalau PPP ke KIH. Saya sudah bilang, koalisi kapan pun bisa pecah hanya masalah waktu,” pungkasnya. (jp/ind)