Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pihaknya sudah melakukan gelar perkara terhadap kasus yang menjerat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik sebagai saksi. Pengumuman status terhadap Jero akan dilakukan pada akhir pekan ini.

“Ekspose (gelar perkara) sudah dilakukan dan segera akan diumumkan hasilnya. Saya menduga minggu ini akan diumumkan,” kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto  Selasa (2/9/2014).

Meski begitu, Bambang belum bisa memastikan kapan tepatnya pengumuman status‎ Jero akan dilakukan. Tapi Bambang menjanjikan akhir pekan ini. “Selambat-lambatnya akhir minggu ini,” kata dia.

Namun demikian, Bambang belum bisa memberi penjelasan rinci dalam kasus apa Jero terlibat. “Yang bisa dikonfirmasi hanya jadwal pengumuman hasil ekspose saja dulu, akhir minggu ini,” kata Bambang.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah melakukan ekspose atau gelar perkara terkait penyelidikan dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Disinyalir ada keterlibatan Menteri ESDM Jero Wacik dalam kasus itu.

Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, Jero diduga melakukan pemerasan. “Kalaupun dari hasil ekspose dinaikkan, yaitu berupa peneriman yang dikategorikan pemerasan,” katanya di Gedung BPKP.

Abraham menyatakan, kemungkinan KPK akan mengumumkan terkait status Jero pada minggu ini. “Mudah-mudahan kami bisa selesaikan minggu ini,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun, Jero disebut meminta Waryono Karno yang kala itu menjadi Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM untuk belajar pengelolaan anggaran di kementerian atau lembaga. Perintah itu ada karena Jero merasa anggaran dana operasional menteri (DOM) dinilai kecil.

Selain itu, Jero disebut memberikan instruksi kepada Waryono untuk memotong sejumlah anggaran dan mengalihkan anggaran tersebut ke DOM. (jp/tmp/ind)