Jakarta – Dugaan pelibatan kepala sekolah, pejabat Diknas Pemkot Palembang dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kegiatan peresmian Timses Palembang Pintar yang dilaksanakan oleh pihak calon incumbent Wali Kota Palembang dinilai bentuk pelanggaran.

Ketua DKPP Jimly Asshidiqie meminta Bawaslu untuk turun mengecek kebenaran tersebut. Jika benar, Jimly meminta Bawaslu untuk ambil sikap. “Bawaslu Sumsel harus segera bertindak,” kata Jimly saat dihubungi, Minggu (13/8).

Sementara Pakar Hukum Margarito Kamis menyayangkan adanya informasi dugaan pelibatan ASN baik guru, kepala sekolah dan pejabat diknas dalam kegiatan timses incumbent wali kota Palembang. Menurut Margarito, jika benar informasi tersebut tentunya melanggar undang-undang karena ASN harus bersikap netral dalam pilkada.

Karenanya Margarito menegaskan, Panwaslu setempat harus segera mengecek kebenaran informasi tersebut. “Panwas jangan menunggu laporan. Harus proaktif mengecek di lapangan. Jika ada kendala laporkan ke tingkat provinsi atau Bawaslu di Jakarta,” timpal Margarito Kamis.

Sebelumnya Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mengingatkan para guru dan pejabat dinas pendidikan daerah untuk tidak terlibat dalam tim sukses (Timses) pemenangan pemilu. Melalui portal pengaduan JPPI di www.laporpendidikan.com, JPPI menerima sejumlah kasus-kasus pendidikan mulai dari kasus pungutan liar, bullying, dan kasus politisasi guru jelang pilkada.

Koordinator Advokasi dan Investigasi JPPI, Nailul Faruq mengungkapkan, JPPI telah menerima pengaduan dari masyarakat Kota Palembang terkait dugaan keterlibatan sejumlah Kepala Unit Dinas Pendidikan Kota Palembang, Pengurus PGRI Palembang dan Kepala Sekolah SMPN Palembang dalam timses Pemenangan Pilkada dan ikut serta dalam kegiatan peresmian Timses Palembang Pintar yang dilaksanakan oleh pihak calon incumbent.

“Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti tersebut, dan akan segera kami laporkan langsung kepada Kementerian terkait dan Pengurus Besar PGRI, bahwa ada keterlibatan pejabat Diknas dan Pengurus PGRI yang terlibat langsung dalam tim pemenangan Pilkada,” jelas Nailul saat ditemui di kantornya kawasan Tebet, Jakarta Selatan. (Fied)