Jakarta – Nasib tragis dialami oleh para dirver online saat ini. Selain harus menjadi sapi perah perusahaan, nasib rumah tangganya pun diambang kehancuran. Soalnya, pendapatan sekarang jauh dari kata cukup. Seperti curhatan salah seorang driver di media sosial.

Entah siapa driver ini, dari tulisan yang beredar di media sosial sang driver mencurahkan semua keluh kesahnya selama menjadi driver online. Di awal tulisannya, si driver meminta doa rekan-rekannya agar dirinya dapat kerjaan baru. Karena sudah berat bekerja sebagai driver online.

“Mohon doanya rekan-rekan driver semuanya supaya ane dapat kerjaan baru. Dah berat di Gojek, pendapatan dikit, bonus susah sekarang, badan hancur, motor hancur, bini ngomel mulu, dan ane juga masih punya tanggungan adek yang kuliah supaya doi ga kaya ane nasibnya,” tulis driver, seperti yang dikutip dari laman adaterus.com.

“Demi Allah bang, dulu ane bangga jadi driver gojek, karena bisa bantu banyak orang, seneng ane lihat senyuman para customer, dengerin curhatan customer, rasa terimakasih customer dan terutama doa-doa mereka, tapi ya ane harus kerja karas karena ane tulang punggung keluarga, dan PT GI hanya menghargai kita sebatas sapi perah,” ujarnya.

“PT GI tidak sadar bahwa mereka hidup dari hasil keringat dan darah para dirver gojek. Mereka juga selama ini bisa berjalan karena doa dari para dirver dan keluarga dirver yang senantiasa menunggu sang pahlawan nafkah pulang membawa rejeki halal,”

“Tapi ya mungkin sampai disini saja doa dari kami para driver dan keluarga kami. Sebagian malah memilih mendoakan yang jelek-jelek untuk PT GI dan petinggi-petingginya, Nauzibillahi mindazalik. Terimakasih rekan-rekan driver, semoga kalian sehat selalu dan diberi banyak rezki oleh Allah,” tutupnya.

Postingan ini pun mendapat respon dari netizen. Seperti disampaikan oleh @titorachman1 yang menulis “Gw lihatnya ini seperti perbudakan sih, mengejar insentif yang 90rb sampai jor-joran tanpa melihat kondisi fisik dan lalin,”

@abduhji2110 menulis dukungan kepada pemerintah yang sudah mengeluarkan aturan baru. “itulah guna pemerintah hadir sebagai pihak penengah yang buat regulasi.. tp kalau pemerintah juga maju muncur cantik diem-diem kaya pengantin baru ya bakal kejadian kayak gini, yang raksasa menindas yang lemah,”

@NiPutujelantik “Anakku juga dirver gojek. Nasibnya gak jauh beda. Gojek tidak fair. Anak ku dipecat secara sepihak cma karena dua hal, Jaket dan cust yang sm alamat,”

@jonisupriadi “Simpati pada nasib driver. Semoga diberikan kekuatan dan kesabaran, rejeki milik Alloh, diberikan pada siapa saja yang dikehendaki-Nya,”