Indopolitika.com   Tim sukses Prabowo-Hatta tidak mempersoalkan dukungan yang disampaikan oleh Partai Demokrat tanpa keterlibatan langsung Susilo Bambang Yudhoyono.

Seperti diketahui, pimpinan Demokrat telah menyatakan partainya secara resmi mendukungan pasangan Prabowo-Hatta pada Pilpres 2014.

Namun surat dukungan tersebut hanya diteken Ketua Harian Partai Demokrat, Syarief Hasan, dan Sekjend Edi Baskoro Yudhoyono.

Sementara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyonoo (SBY) tidak ikut meneken dan sampai saat ini masih diam dan berpaku pada pernyataan terakhirnya dimana tetap akan berposisi netral dalam pilpres kali ini.

Namun Kubu Prabowo-Hatta pun seolah tak menggubris sikap diam SBY.

Bagi mereka, dukungan dari Partai Demokrat cukup meskipun hanya melalui Syarief Hasan.

Anggota Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Idrus Marham tetap optimistis bahwa bergabungnya Partai Demokrat akan mengatrol perolehan suara pada 9 Juli nanti.

“Secara realita politik itu pasti. Apalagi kalau kita mengacu pada pemilu legislatif yang lalu, bagaimanapun akan sangat berpengaruh,” kata Idrus di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Selasa (1/7/2014).

Tak hanya itu, Idrus juga mengesampingkan peran minim Partai Demokrat dalam pemenangan Prabowo-Hatta.

Pasalnya, bergabungnya partai pemenang Pemilu 2009 di detik-detik akhir, otomatis peran mesin partai tidak akan semaksimal partai politik lain yang sejak awal mendukung Prabowo-Hatta.

“Tidak bekerja saja itu (Partai Demokrat) bergabung dengan kita sudah sangat luar biasa. Kami yakin ini akan semakin meningkatkan elektabilitas Prabowo-Hatta,” ujarnya. (bis/ind)