Pembukaan muktamar PPP di Surabaya, Rabu, 15 Oktober 2014 dihadiri pimpinan dari beberapa partai anggota Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Mereka adalah Ketua DPP Partai NasDem Ferry Mursidan Baldan, Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem Patrice Rio Capella, Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hanif Dakhiri, dan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo.

Kehadiran pimpinan partai-partai politik anggota KIH pada pembukaan muktamar PPP di Surabaya menjadi isyarat bahwa KIH akan menerima PPP.

Wakil Ketua Umum DPP PPP, Emron Pangkapi, saat memberikan sambutan  mengisyaratkan PPP siap bergabung ke KIH.

Emron juga sempat melontarkan beberapa pantun di antaranya adalah, “PPP akan lebih mantap jika berada di Indonesia Hebat”.

Sementara itu, Sekjen PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakn, keinginan PPP untuk bergabung atau tidak bergabung dengan KIH itu merupakan pilihan politik PPP.

Ketika ditanya, kehadirannya pada pembukaan muktamar PPP, Tjahjo mengatakan, dirinya hadir mewakili partai karena diundang oleh panitia muktamar.

“Sesama partai politik itu terus membangun komunikasi. PDI Perjuangan sudah membangun komunikasi politik dengan PPP sejak kepemimpinan Pak Hamzah Haz,” katanya.

Kalau saat ini PPP memiliki keinginan untuk mendukung pemerintahan presiden terpilih Joko Widodo, itu karena komitmennya untuk membangun bangsa.

Ketika ditanya perihal pernyataan presiden terpilih Joko Widodo yang akan memberikan satu kursi menteri kepada PPP jika bergabung ke KIH, Tjahjo enggan menjawabnya.

“Saya tidak tahu itu, silakan tanya ke Pak Jokowi,” katanya. (ant/ind)