Juru runding Golkar hasil Munas IX Golkar Bali, Theo L Sambuaga menyatakan, kedua kubu akan melakukan perundingan kedua tanggal 8 Januari 2015.

“Hasilnya banyak kemajuan duduk bersama dan sepakat ada pertemuan lagi pada 8 Januari datang. Agendanya lebih lanjut ke hal-hal yang bersifat substansi,” kata Theo usai perundingan antara kubu Golkar Bali dan Ancol di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa, (23/12).

Perundingan pertama ini, kata Theo, kedua pihak bersepakat untuk menghentikaan kegiatan yang sifatnya memperuncing keadaan.

“Hari ini kita sepakat untuk menghentikan kegiatan-kegiatan yang dapat memperuncing. Menjaga seluruh potensi PG ini supaya jangan sampai terpecah. Kita juga sepakat untuk tidak berikan pernyataan yang bersifat memperuncing masalah, karena niat kita untuk islah tadi,” kata Theo.

Untuk perundingan kedua, salah satu yang akan dibahas adalah keinginan dari kubu Agung Laksono tentang Pilkada langsung. Begitu juga dengan sikap Golkar sebagai penyeimbang bagi pemerintah.

“Kita sampaikan juga posisi kita, sikap sebagai penyeimbang. Mendukung, menjaga kebijakan-kebijakan pemerintah yang pro rakyat tapi tetap kritisi. Dalam pertemuan hari ini sudah banyak visinya yang disepakati. Sedangkan untuk perundingan tanggal 8, kata Theo juga akan dibahas metode rekonsiliasi pengurusnya. “Apakah bentuk personalia, apakah gabung? Gimana caranya? Nah itu lah nanti yang akan dibicarakan,” katanya. (ant)