Suhu di tubuh Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendadak memanas. Penyebabnya, hingga kini partai yang dipimpin Airin Rachmi Diany belum juga mengumumkan siapa yang bakal diajukan untuk menjadi Ketua DPRD Tangsel nanti.

Dari kabar yang berkembang, nama Moch Ramlie sudah ditetapkan menjadi Ketua DPRD Tangsel dari Partai Golkar. Namun, munculnya Moch Ramlie yang juga mantan Lurah Pamulang itu dianggap mengejutkan. Ini karena sebelumnya santer berkembang kalau Golkar Tangsel akan mengajukan Syihabudin untuk menduduki orang nomor satu di DPRD Tangsel. Hal inilah yang diduga menjadi pemicu lambannya Golkar untuk segera mengumumkan pimpinan dewan.

“Sangat mungkin alot pembahasan di internal Golkar untuk menentukan ketua dewan, karena terlalu banyak kejutan,” kata pengamat politik dari Konsep Indonesia (Konsepindo) Research & Consulting H. Veri Muhlis Arifuzzaman, (2/9). Kejutan yang dimaksud menurut Veri, hadirnya Moch Ramlie yang dipilih oleh Golkar Tangsel untuk menduduki ketua DPRD nanti.

Dijelaskan Veri, hadirnya Moch Ramlie juga dimungkinkan karena Airin Rachmi Diany yang menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Tangsel ingin proses politik di internal berlangsung tanpa ribut-ribut.

“Itulah akhirnya kenapa prosesnya jadi terlihat lama dan alot,” tukas Veri.

Selain itu menurut Veri, dari sisi politik, jika Airin salah langkah atau tidak tepat mengambil keputusan maka akan mengganggu proses konsolidasi berikutnya ke depan.

“Disini ujian pertama Airin sebagai politisi. Kalau persoalan alat kelengkapan dewan, dan formasi pengurus hasil Musdalub ini lancar dan tidak ada masalah, berarti Airin lolos ujian pertama,” ujar Veri.

Jika memang benar Moch Ramli yang dipilih, apakah akan berjalan maksimal peran Golkar di DPRD,  karena yang bersangkutan belum memiliki jam terbang sebagai legislatif dibanding kandidat lainnya seperti Syihabudin?

“Tentu semua pihak mempertanyakan hal itu, mengingat semua tahu Moch Ramlie pengalamannya sebagai lurah puluhan tahun. Meski memang banyak yang dikecewakan di Golkar Tangsel. Tapi itu biasa dalam politik. Itu salah satu kejutan yang saya maksud,” papar Veri.

Sementara itu, Ketua Harian DPD Golkar Tangsel Atin Suprihatin saat dikonfirmasi mengenai ditetapkannya nama Ramlie sebagai Ketua DPRD belum bisa berkomentar banyak.

“Sampai sekarang saya belum tahu kalau suratnya sudah dikeluarkan DPP Golkar atau belum, bahkan kami masih  menunggu siapa yang ditetapkan oleh Golkar,” jelas Atin.

Atin melanjutkan, kalau memang sudah diserahkan dari DPP nama tersebut, Golkar Kota Tangsel pasti akan langsung menyerahkan surat tersebut ke Setwan DPRD Tangsel.

“Saya tidak ingin mengada-ada, mungkin besok (hari ini, red) suratnya sudah saya pegang, dan saya pasti akan kasih tahu siapa yang ditunjuk DPP partai Golkar untuk menjadi Ketua DPRD Tangsel,” papar Atin.

Padahal, sebelumnya sekretaris DPD Golkar Provinsi Banten Pahruroji mengatakan, DPP Telah menetapkan satu nama untuk menjadi Ketua DPRD Kota Tangsel.

“Sudah ditetapkan, namun saya tidak bisa publish siapa namanya,” kata pahruroji. (sn/ind)