Palembang – Provinsi Sumatera Selatan secara historis merupakan daerah maritim yang digdaya. Kerajaan Sriwijaya maupun Kesultanan Palembang merupakan pemerintahan berbasis maritim. Laut, sungai dan sistem perekonomian ditopang oleh budaya bahari karenanya wajar jika Sumsel kini menjadi yang terdepan dalam menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Budaya Bahari sudah menjadi jiwa hidup rakyat Sumsel.

Menjawab pertanyaan wartawan terkait program pengembangan budaya dan ekonomi maritim, calon gubernur Herman Deru menyatakan dirinya berkomitmen membangun dan menumbuhkembangkan perekonomian maritim di Sumsel. Deru menginginkan ada kawasan industri maritim yang nantinya akan bisa menyerap tenaga kerja yang banyak.

“Kita bersyukur, wilayah Sumsel ini kaya raya. Kita punya gunung, ladang, sungai, rawa, laut. Tinggal kita mau apa tidak memanfaatkan semua itu untuk kesejahteraan bersama. Saya akan bawa Sumsel menjadi provinsi maritim yang nyata. Kita akan buat konsepsi dan jalankan paradigma baru dalam memajukan Sumsel yaitu pengembangan budaya maritim,” ujarnya.

Deru menambahkan, banyak program yang bisa dijalankan untuk mewujudkan Sumsel Maju di bidang maritim. Ia menyebut lima yang utama yaitu: pertama, Sumatera Selatan harus mampu Mandiri Pangan Laut dan energi dari laut, jelasnya tidak ada pembelian produk laut seperti garam dan lain-lain dari luar Sumatera Selatan.

Kedua, harus diwujudkan Industri Maritim dan kawasan industri maritim. Industri maritim meliputi fasilitas pelabuhan, ship yard dan docking, komponen kapal. Sementara kawasan industri maritim adalah didorong tumbuhnya pabrik pengolahan ikan dan biota laut serta storage.

Ketiga, mengembangkan perikanan tangkap, budidaya perikanan, budidaya laut, sungai dan rawa. Keempat, mengembangkan transportasi laut, sungai dan danau. Terakhir, membina tumbuhkan sektor jasa maritim seperti jasa stavadoring, kragenan, forwarding dan sejenisnya. “Prinsipnya saya mau di Sumsel ini tumbuh Industri Agro Maritim yang terpadu. Infrastruktur energi, perikanan dan budidaya laut harus memadai, kemudian sistem dan manajemen distribusi dan trading juga harus terintegrasi,” jelasnya.

Deru menutup pernyataanya dengan menekankan ornting ya merevitalisasi Infrastruktur fasilitas pelabuhan dan armada kapal. Demikian juga perlu pembenahan manajemen transportasi laut dan sungai agar terpadu dan modern. “Yang tak kalah penting adalah menjadikan Sumsel sebagai provinsi yang maju di bidang maritim dan menjadi Pusat ekonomi bahari dan industri maritim di Indonesia bagian barat.” tutup Deru – [Fed]