Sumsel, Indopolitika.com — Calon gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) 2018 Herman Deru mengajak semua pihak di Sumsel khususnya para pemegang kebijakan agar memperhatikan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Deru menyayangkan IPM Sumsel yang rendah dan berada di peringkat 23 secara nasional dan peringkat terakhir se-Sumatera.

Deru menjelaskan IPM atau Human Development Index (HDI) ini adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikandan standar hidup untuk semua negara seluruh dunia. IPM digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah negara adalah negara maju, negara berkembang atau negara terbelakangdan juga untuk mengukur pengaruh dari kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup.

“IPM ini juga dipakai untuk mengukur sebuah daerah apakah maju, berkembang atau terbelakang,” ujar Deru dalam diskusi bersama pemerhati pembangunan Sumsel yang diselenggarakan di kawasan Kemang Manis, Lorong Jaya, Kecamatan IB II, Palembang,  Jum’at, (4/11).

Deru mengatakan IPM mengukur berdasarkan 4 katagori yaitu tingkat harapan hidup, melek hurup, pendidikan dan standar hidup.

“Keempat hal itu yang akan menentukan berapa indeks yang kita raih,” katanya.

Ditambahkan Deru, untuk mencapai indeks pembangunan manusia yang tinggi harus dilakukan pemerataan pembangunan.

“Karena nilai IPM disumbang oleh semua daerah di Sumsel. Jika hanya satu dua daerah bagus yang kain buruk, ya sama saja, pembagiannya akan menghasilkan bilai rendah. Saya menekankan di sini, ini PR kita semua, Sumsel harus maju,” ujarnya berapi-api. (ind)