Anggota DPR Tjatur Sapto Edi menegaskan fraksi F-PAN segera melayangkan surat kepada Presiden Jokowi untuk mempertanyakan hilangnya ekonomi kreatif dalam Kabinet Kerja dan penggabungan Kementerian Kehutanan dengan Lingkungan Hidup.

“Surat ke Presiden Jokowi sedang kami persiapkan untuk mempertanyakan hilangnya nomenklatur kementerian industri kreatif dan penggabungan kementerian kehutanan dan lingkungan hidup,” katanya di Jakarta, Selasa.

Tjatur Sapto Edi bersama Teguh Juwarno dan Anang Hermansyah memberikan keterangan pers terkait hilangnya nomenklatur kementerian ekonomi kreatif dan penggabungan kementerian kehutanan dan lingkungan hidup.

Tjatur menegaskan pihaknya  menyesalkan keputusan Presiden Jokowi tersebut karena dalam setiap kampanyenya selalu mendengung-dengungkan soal industri kreatif ini.

“Tapi ini belum terlambat kalau Presiden Jokowi mau mengembalikan industri kreatif di kementerian Pariwisata,” katanya.

Menurut dia, jika hanya dibentuk badan khusus maka artinya keberpihakan Presiden Jokowi atas industri kreatif lebih rendah dibandingkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Tjatur menjelaskan selama ini industri kreatif sudah menyumbangkan pendapatan negara sebesar Rp614 triliun.

Dia juga mempertanyakan penggabungan kementerian kehutanan dan lingkungan hidup.

Menurut Tjatur trend dunia saat ini adalah konservasi dan masalah lingkungan hidup.

“Bagaimana ini antara rezim konservasi dan perizinan ini ada di satu tangan. Makanya kita akan pertanyakan dan kawal sekeras-kerasnya,” kata dia.