Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Selandia Baru Murray McCully, dan sepakat untuk memperkuat kerja sama bilateral di berbagai bidang.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam “Joint Ministerial Commission” (JMC) ke-7 RI-Selandia Baru pada Selasa (3/3) di Auckland, menurut keterangan pers dari Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Rabu, (4/3).

Kedua Menlu menekankan masih banyak peluang kerja sama di bidang pertanian dan peternakan sehingga kedua pihak sepakat memperkuat kerja sama ekspor buah tropis dari Indonesia ke Selandia Baru dan pengembangan budidaya sapi ternak asal Selandia Baru di Indonesia.

“Peningkatan kerja sama di bidang pertanian dan peternakan yang saling menguntungkan akan memberikan manfaat bagi petani, peternak dan konsumen Indonesia,” ujar Menlu Retno.

Dalam pertemuan bilateral itu juga dibahas berbagai langkah untuk meningkatkan kerja sama di bidang hubungan antarmasyarakat dan konektivitas.

Kedua Menlu sepakat memberikan peluang lebih besar bagi tenaga kerja profesional Indonesia untuk bekerja di Selandia Baru. Selain itu, juga akan didorong kerja sama yang lebih erat antara media, parlemen, dan pemangku kepentingan di berbagai bidang lain, termasuk melalui dialog dan saling kunjung.

Pertemuan juga membahas perkembangan kerja sama yang telah dijalin kedua negara selama ini dan sekaligus menjajaki peluang baru dalam hubungan bilateral, seperti kerja sama di bidang politik, keamanan, serta pembangunan.

Di bidang politik dan keamanan, kedua pihak sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama pertahanan termasuk melalui program pertukaran pendidikan dan pelatihan perwira antar kedua negara.

Selanjutnya, kedua Menlu menyetujui adanya upaya untuk meningkatkan kerja sama dalam upaya pemberantasan korupsi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indonesia dengan lembaga yang setara di Selandia Baru.

Di bidang kerja sama pembangunan, Menlu RI menghargai kerja sama dengan Selandia Baru dalam program “Food Safety Masuk Desa” untuk meningkatkan keamanan pangan di wilayah timur Indonesia.

Sementara pada kerja sama budaya dan pendidikan, kedua Menlu sepakat untuk meningkatkan kerja sama antar universitas khususnya dalam penelitian di bidang energi panas bumi,
maritim dan perikanan.

Pada kesempatan itu, Menlu Retno menyambut baik rencana kunjungan Perdana Menteri Selandia Baru John Key ke Indonesia pada 2015.

Menlu RI juga menyambut baik perayaan 40 tahun hubungan ASEAN-Selandia Baru, yang bertepatan dengan dimulainya peran Indonesia sebagai koordinator mitra dialog ASEAN-Selandia Baru pada tahun ini. (ant)