Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar uji publik rancangan Peraturan PKPU tentang tahapan Pilkada serentak tahun 2017. Salah satu yang juga dibahas yaitu tentang syarat calon independen.

“Jadi kalau prosesnya, sejak tanggal 13-17 Juli penyerahan data calon pasangan, kemudian itu semua langsung diverifikasi aktual ke lapangan. Jadi untuk calon independen diminta lebih awal menyerahkan data-datanya sebelum jadwal tahapan pendaftaran pada 28-30 Agustus,” kata komisioner KPU Hadar Nafis Gumay di kantornya, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Senin (14/3/2016).

Hadar manambahkan, para calon independen ini nantunya ajan menjalani proses administrasi, serta Pencocokan dan Penelitian (Coklit) di lapangan.

“Nanti di situ ada penyerahan calon perseorangan, perbaikan syarat calon, perbaikan dukungan dan segala macamnya,” imbuh Hadar.

Menurut Hadar hingga pilkada serentak tahun ini belum ada perubahan signifikan dari persyaratan calon independen. Hal itu dikarenakan masih mengikuti Peraturan KPU sebelumnya.

“Sampai sekarang tidak ada perubahan, karena Undang-undang Dasar juga belum berubah. Jadi yang bisa dilakukan sekarang adalah memperbaiki PKPU berdasarkan pengalaman kemarin tetapi tidak boleh bertentangan dengan uu yang berlaku, serta harus sama serti putusan MK tentunya,” papar Hadar.

Selain itu, terkait masa kampanye KPU memastikan jika masa kampanye Pilkada 2017 nanti akan lebih panjang dari sebelumnya. Jika Pilkada 2015 hanya selama 101 hari, dalam Pilkada kali ini akan bertambah menjadi 130 hari.

“Mulainya pada 4 Oktober 2016 sampai 11 Februari 2017, sampai tiga hari sebelum pemungutan,” pungkas Hadar. (dtk)