Koalisi Merah Putih memberikah kursi ketua MPR kepada Partai Demokrat. Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Hidayat Nur Wahid mengatakan Demokrat menyodorkan nama Nurhayati Ali Assegaf untuk menduduki posisi tersebut.

Menurut Hidayat, Koalisi Merah Putih (KMP) tidak bisa menolak pengajuan Nurhayati sebagai ketua MPR. Sebab, selama ini Partai Demokrat selalu bersama dengan Koalisi Merah Putih.

“Kalau SBY atau Partai Demokrat menunjuk Bu Nurhayati, kami sebagaimana lazimnya tidak punya ruang untuk menolak pencalonan beliau dari Koalisi Merah Putih,” kata Hidayat, Sabtu, (4/10).

Hidayat menyatakan, KMP merasa wajar kalau fraksi Partai Demokrat diberi prioritas untuk mencalonkan kadernya. Apalagi, Nurhayati sudah memberikan dukungan untuk KMP sejak Pilpres 2014.

Nurhayati memimpin Fraksi Demokrat pada DPR periode lalu. Pada Pemilihan Presiden 2014, Fraksi Demokrat mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Hidayat menyatakan, Nurhayati juga turut menandatangani kesepakatan koalisi permanen pada 9 Juli 2014. Ada enam fraksi yang menandatangani kesepakatan koalisi permanen itu, yaitu Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi PAN, dan Fraksi PPP.

Hidayat menuturkan, para ketua umum partai yang tergabung dalam KMP sudah menyetujui paket pemimpin MPR yang akan diajukan pada Kamis (9/10) pekan depan. Dia berharap, pemilihan pimpinan MPR pada Kamis (9/10) berjalan lancar, tidak seperti pemilihan pimpinan DPR.

Dia menambahkan saat pemilihan pimpinan DPR, para fraksi melakukan manuver. “Manuver yang bertele-tele sehingga sidang paripurna berlangsung sampai subuh,” kata dia. (rep/ind)