Presiden Joko Widodo batal mengumumkan kabinetnya malam ini, Rabu (22/10). Hal tersebut dikemukakan oleh Biro Pers Kepresidenan, Rhina.

“Tidak jadi untuk sementara. Kami juga tidak tahu,” kata dia sambil berlari-lari ke arah wartawan yang telah berkumpul di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Awak media yang telah bersiap untuk meliput Jokowi sontak terdiam dan bingung. Tanjung Priok telah disiapkan sedemikian rupa untuk menyambut Jokowi.

Keberadaan Jokowi saat ini tidak diketahui pasti, sementara Wakil Presiden Jusuf Kalla sampai ba’da magrib tadi tetap berada di kantor Wakil Presiden.

JK sebelumnya mengatakan kabinet baru akan diumumkan satu-dua hari lagi. “Bekerja lima tahun harus hati-hati, harus cari orang-orang bagus dan bebas masalah,” ujar dia.

Ada sejumlah nama calon menteri yang menurut Jokowi tak direstui Komisi Pemberantasan Korupsi dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). “Ada delapan nama yang tidak diperbolehkan,” kata Jokowi dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, siang tadi.

Kedelapan nama itu telah dicoret Jokowi dan diganti oleh nama-nama lain yang berasal dari daftar calon yang sama, maupun dari luar daftar itu.

Jokowi mengatakan tak mau salah dalam memilih menteri. “Saya akan secepatnya menyampaikan mengenai kabinet. Mau saya kerja cepat. Tapi kalau keliru bagaimana? Cepat tapi benar, gitu loh,” kata dia.  (cnn/ind)