Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Prabowo Subianto – Hatta Rajasa dan Joko Widodo – Jusuf Kalla lolos pemeriksaan kesehatan.

“Berdasarkan fakta-fakta pemeriksaan, kedua pasangan ini dinyatakan mampu menjalankan tugas-tugasnya sebagai capres – cawapres jika terpilih,” ujar Ketua KPU, Husni Kamil Manik, hari ini, di Gedung KPU Jakarta.

Meski demikian, kedua pasangan capres – cawapres masih harus melengkapi berkas-berkas yang masih kurang. Berkas tambahan itu, kata dia, paling lambat diserahkan dua hari ke depan. “Dokumennya tidak terlalu sulit untuk melengkapinya,” kata dia.

Sementara itu, Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiansyah mengatakan, ada 26 item kelengkapan yang kurang dari capres-cawapres.

“Misalnya keterangan domisili, dan surat riwayat hidup,” ungkap dia.

Seperti diketahui, tes kesehatan capres-cawapres yang dimulai 22-23 Mei 2014 melibatkan sekitar 51 dokter dari 14 spesialisasi, dan akan berlangsung selama kurang lebih 8 jam. Puluhan dokter yang dilibatkan berasal dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan RSPAD Gatot Soebroto.

Komisi Pemilihan Umum menyiapkan anggaran Rp75 juta untuk masing-masing capres dan cawapres yang mengikuti pemeriksaan kesehatan. Ada beberapa tahapan dalam tes kesehatan ini, antara lain pengecekan kondisi fisik dan kejiwaan capres-cawapres, pemeriksaan penunjang, serta pemeriksaan laboratorium.