Indopolitika.com –  Calon presiden Joko Widodo mengajari para sukarelawan atau yang disebut relawan Hebat Jokowi-JK di Bandung Jawa Barat untuk terjun langsung ke tengah-tengan masyarakat guna menghimpun dukungan.

Dengan cara turun langsung ke tingkat grassroot, kata Jokowi, harus dimulai sejak sekarang karena kemungkinan suara pendukungnya disambar oleh lawan politik sangat besar, sehingga harus telaten.

Sukarelawan hanya perlu mendatangi setiap warga minimal 10 sampai dengan 25 orang untuk mendata dukungan kepada capres Jokowi-JK atau Prabowo-Hatta.

“Saya titip relawan membuat data mengunjungi 10 sampai 25 orang didata pendukung, ditulis kemudian datang ke rumah lain. Nanti kehihatan siapa yang mendukung dan tidak mendukung,” katanya dalam sambutan di GOR C-TRA Arena Jl Cikutra Bandung Jawa Barat, Kamis (29/5/2014).

Bagi yang belum mendukung Jokowi-JK, mantan Walikota Solo itu minta kepada relawan bisa menjelaskan profil Jokowi-JK dengan cara bisik-bisik. “Besok dibisiki, Jokowi seperti ini, pak JK seperti ini,” tuturnya.

Dengan cara seperti itu, peta dukungan capres-cawapres ketika hari pemilu presiden 9 Juli mendatang sudah bisa diketahui calon pemenangnya.

Selain mendata dukungan, relawan diminta mengenalkan pakaian yang dipakai Jokowi-JK berbeda. Jokowi mengenakan kemeja kotak-kotak dan JK mengenakan kemeja putih polos karena kombinasi antara pengalaman dan tokoh muda.

“Beda tidak apa-apa tapi kami saling mengisi, saling melengkapi. Kali ini bekerja untuk rakyat bukan bagi-bagi kursi, bagi-bagi kekuasaan,” jelas Jokowi yang didampingi cawapres JK.