Keputusan untuk keluar dari partai Gerindra yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terus menuai pro dan kontra. Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla (JK) pun ikut angkat bicara mengenai hal tersebut.

Menurut JK sikap Ahok tersebut dirasa kurang elok karena berpotensi membuat orang lain tidak percaya kepada dirinya.

“Waktu itu saya yang kasih masukan. Kita menghargai pilihannya, walau pindah partai kurang elok, nanti orang tidak percaya,” katanya kepada wartawan di kediamannya, di Jalan Brawijaya nomor 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2014).

JK pun memberikan saran kepada Ahok agar dalam menjalani tugas sebagai pemimpin bisa lebih mengontrol dirinya sendiri dan tidak memilih mengucapkan kata-kata kasar.

“Ahok cari musuh yang tak perlu, yang tak perlu dimarahi, dimarahi. Pemimpin kata-katanya harus lebih dikontrol. Boleh tegas asal tidak kasar,” ujar JK.