Status hubungan Partai Demokrat dengan Koalisi Merah Putih (KMP) selama ini tidak jelas. Meski kerap sepaham dalam berbagai isu, Demokrat tidak pernah secara resmi menjadi anggota KMP.

Namun pemilihan pimpinan DPR, Kamis (2/10) dinihari, seakan mengukuhkan Demokrat sebagai bagian dari KMP. Pasalnya, salah seorang anggota dewan asal partai mersi itu, Agus Hermanto masuk ke dalam paket pimpinan DPR yang diajukan KMP.

Meski begitu, Sekretaris Jendral Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas tetap membantahnya. Putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu menegaskan, Demokrat tetap menjadi partai penyeimbang.

“Kami mengatakan partai kami sebagai penyeimbang. Tapi pikiran kami memang cocok dengan KMP,” kata Ibas di gedung DPR RI, Kamis (2/10) dini hari.

Ia pun mengakui, masuknya kader Demokrat sebagai pimpinan DPR bersama-sama dengan anggota KMP, otomatis membuat kedua pihak semakin intensif bekerjasama. Mengingat, posisi pimpinan dewan memiliki peran krusial dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.

Lebih lanjut Ibas mengaku tidak kecewa lantaran batal jadi ditunjuk partai untuk maju sebagai pimpinan. Pasalnya, keputusan tersebut memang berdasarkan aspirasi seluruh anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI.

“Usulan Demokrat yang memiliki 61 anggota semua sama. Yang diputuskan dan diberikan amanah adalah Agus. Saya  berdoa agar mereka membawa amanah yang baik. Menjaga check and balance” pungkasnya.

Seperti diketahui, paripurna DPR RI telah menetapkan Setya Novanto dari Golkar sebagai ketua periode 2014-2019. Sedangkan, Agus Hermanto bersama Fahri Hamzah dari PKS, Taufik Kurniawan dari PAN dan Fadli Zon dari Gerindra menjadi wakil ketua. (jp/ind)