Menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), beberapa kandidat mulai bermunculan. Jika tidak ada perubahan, rencananya konfercab dijadwalkan pada 27 Desember 2014,

Menurut informasi, jika sampai dengan 30 Desember 2014, PCNU kepengurusan saat ini tidak menggelar konfercab, maka akan dibentuk karateker.

Beberapa nama kandidat yang muncul di antaranya: Khaeruddin, Nur Kholik, Hasan Mustofi dan Ahmad Ghazali. Nama-nama tersebut disebut-sebut akan bertarung untuk menggantikan posisi Abbas Hurobby, Ketua PCNU Tangsel yang telah habis masa kepengurusannya.

“Siapa pun kandidatnya, kami akan mendukung. Karena NU tetap sebagai orang tua kami,” kata Asrori, Ketua terpilih GP Ansor Kota Tangsel, Rabu (3/12/2014).

Sebagai salah satu badan otonom (banom) NU, GP Ansor kata Asrori nantinya akan tetap mendukung program kerja NU, khususnya yang bersentuhan dengan pemberdayaan jamaah nahdliyyin dan penguatan faham Ahlussunnah Waljamaah.

Asrori menilai, bahwa penanganan penataan jamaah nahdliyyin di Kota Tangsel, memiliki pola berbeda karena masyarakatnya perkotaan, bukan pedesaan.

Sementara itu, Ahmad Ghazali yang dikonfirmasi terpisah membenarkan agenda Konfercab NU Tangsel. “Iya memang sudah ada kepanitiaan dibentuk,” ujarnya, seraya mengaku bahwa dirinya juga masuk dalam kepanitiaan.

Disinggung mengenai dirinya disebut sebagai salah satu kandidat, Ghazali-demikian ia akrab disapa, menyerahkan sepenuhnya pada proses konfercab nanti.

“Siapa pun kandidatnya menurut saya yang terpenting adalah agar kepengurusan PCNU Tangsel ke depan lebih baik,” tegasnya.

Sebaliknya, Hasan Mustofi yang juga pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tangsel mengaku belum mengetahui agenda konfercab.

“Saya belum menerima informasinya. Tetapi saya pribadi akan mendukung penataan kembali organisasi PCNU Tangsel. Karena tantangan ke depan mata sudah sangat dinamis,” tandasnya.

Disinggung mengenai dirinya dijagokan sebagai kandidat Ketua, Hasan Mustofi, yang juga mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tangerang ini, justru lebih mementingkan penguatan organisasi dan jam’iyah.

“NU memiliki banyak kader-kader yang berpotensi. Tinggal bagaimana nanti keputusan Konfercab. Apa pun hasilnya, dan siapa pun yang terpilih nanti, harus didukung,” tegasnya.

Penggiat Muda NU Sonny Majid yang dimintai pendapatnya soal NU ke depan, mengatakan, bahwa peran NU sekarang ini sangat dibutuhkan. Khususnya mengimbangi maraknya perkembangan ragam ideologi.

“NU sangat dibutuhkan sebagai kekuatan organisasi Islam yang moderat. Kalau soal konfercab, saya no comment. Karena di dalam NU itu orang tua kami,” tuturnya. (*/ind)