Kasus Dugaan Korupsi Penjualan Aset Pelita Air Service Terus Digeber

"Bila ditemukan bukti permulaan yang cukup, kami segera menetapkan status tersangka," tegas R Widyo Pramono selaku Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus)


Indopolitika.com Kejaksaan Agung (Kejagung) terus menggeber kasus dugaan korupsi penjualan aset PT Pelita Air Service (PAS) yang diselenggarakan melalui lelang. R Widyo Pramono selaku Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) menegaskan, penyidik akan segera meningkatkan status kasus tersebut dari penyelidikan ke tahap penyidikan. “Bila ditemukan bukti permulaan yang cukup, kami segera menetapkan status tersangka,” tegasnya, Sabtu (12/7).

Namun, Widyo mengakui saat ini penyidik masih meneliti bukti dan keterangan saksi yang diperoleh dari hasil penyelidikan. Pemeriksaan saksi hingga kini masih terus berjalan guna kepentingan penyelidikan. “Semuanya tidak ada yang berhenti, masih terus berjalan. Kami akan selalu bekerja profesional dan proporsional,” ujarnya.

Senin (9/6) lalu, penyidik di Gedung Bundar (Jampidsus) diduga memanggil beberapa saksi antara lain VP Satuan Pengawas Internal PT PAS, Djoharretna, Staf Satuan Pengawas Internal, Supriyantoro, Kepala Security, Sanusi Abu Bakar dan stafnya Sukaya. Mereka diperiksa sebagai saksi atas lelang aset PT PAS Spare Parts Pesawat PUMA SA-330 dan Super PUMA SA-332. Ditanya mengenai pemeriksaan tersebut, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), Tony Tribagus Spontana berencana menemui tim penyidik Jampidsus. Namun, ia belum bisa menyebutkan detil kronologi perkara tersebut. “Nanti saya temui tim dulu (Jampidsus). Informasi sekecil apapun kami berikan kepada teman-teman media,” ucapnya. (ind/ip)

Next post Surat Terbuka untuk Ketua Umum PAN

Previous post Hasyim Muzadi Minta Semua Pihak Kawal Penghitungan Suara, Terutama di Jawa Timur

Related Posts