Palembang – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel menetapkan tersangka M, D, RB dan MA dalam dugaan korupsi  pengelolaan dana hibah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) TA 2013. Mereka langsung ditahan di rumah tahanan (Rutan) kelas I Palembang.

“Mereka ini akan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Palembang selama 20 hari. Ini dilakukan untuk mempermudah dalam proses pemeriksaan terhadap keempatnya,” kata Humas Kejati Sumsel, Hotma Hutajulu SH, Kamis 07/12/17.

Hotma Hutajulu menjelaskan, bahwa kasus ini berawal dari dugaan adanya aliran dana yang tidak sesuai antara pelaporan dana hibah yang keluar dan hasilnya. Dari situ, tim terus melakukan penyidikan hingga mengarah pada keempat tersangka ini.

“Pengelolaan dana hibah ini dikelola oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab OKI tahun anggaran 2013. Tim terus melakukan penyidikan terhadap beberapa saksi termasuk keempatnya. Dari hasil pengembangan tim penyidik, mengarah pada empat tersangka,” ujarnya.

Terkait kerugian dari penyimpangan pengelolaan dana hibah ini masih menunggu hasil audit dari BPKP, dan akan secepatnya disampaikan kepada publik.“Tunggu saja, kita masih proses pendalaman,” ujarnya.

Pidsus Kejati Sumsel, Hendriyanto via pesan Whatsapp membenarkan informasi terhadap penahanan  tersangka dugaan korupsi  dana hibah OKI.“Iya mas, saya masih mengantar tahanan dan proses administrasi di Rutan Klas I Palembang,” pungkasnya. (fied)