PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) yang memproduksi mobil Esemka, mengaku terkejut dengan niat Jokowi memilih menggandeng Proton untuk mengembangkan mobil nasional. Mobil Esemka pernah digadang-gadang oleh Jokowi menjadi mobil nasional.

Sabar Budi, Humas PT SMK, mengaku terkejut saat mendengar kabar tersebut. Ia tidak habis pikir, mengapa pilihannya harus jatuh kepada Proton.

“Kenapa harus Proton? Bukan menggandeng perusahaan otomotif yang memang sudah settle (mapan), seperti perusahaan otomotif dari Jerman atau Amerika, ” ungkap Sabar Budi pada VIVA.co.id, Minggu 8 Februari 2015.

Bahkan, Sabar Budi menambahkan, pihak Esemka telah menjalin kerjasama pengembangan mobil nasional ini, dengan menggandeng perusahaan otomotif dari Amerika Serikat dan Korea Selatan.

“Esemka sudah melakukan kerjasama dalam pengembangan mobilnya ini dengan perusahaan seperti Jeep dan Hyundai,” ungkap Sabar.

Sebagaimana diketahui, Jokowi saat masih menjabat sebagai Walikota Solo, menggembar-gemborkan mobil rakitan anak SMK yang dinamai Esemka. Jokowi bahkan, dengan semangat tinggi, mendorong mobil ini untuk lolos uji emisi pada Maret 2012.

Kala itu, Jokowi juga menggunakan mobil Esemka untuk mobil dinas. Ia juga berniat untuk mendukung mobil ini menjadi mobil nasional kebanggaan anak negeri. Saat itu, Jokowi juga berjanji untuk menjadi brand ambassador mobil Esemka. (vn/ind)