KH. Said Aqil Siradj Ditetapkan sebagai Ketua Umum pengurus Nahdatul Ulama masa khidmat 2015- 2015. Hal ini didasarkan atas pemungutan suara yang dilakukan di alun-alun Kabupaten Jombang.

Said Aqil unggul lebih dari 100 suara dibandingkan dua kandidat lainnya. Said Aqil memperoleh 287 suara, As’ad Ali 107 suara, dan Gus Sholah 10 suara. Pemilihan dilaksanakan satu putaran karena As’ad Ali memutuskan mundur dan mendukung Said Aqil.

Penetapan Said Aqil Siradj sebagai ketum dilakukan oleh pimpinan sidang Ahmad Muzaki dan selanjutnya dibentuk tim formatur yang terdiri dari tujuh orang.

“Tim formatur yakni perwakilan wilayah diantaranya dari Rais Aam terpilih, didampingi Ketua Terpilih berserta perwakilan dari Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Jambi, Papua dan Kalimantan Timur,” ucap Pimpinan sidang Ahmad Muzaki, Kamis (6/8/2015) dini hari.

Pascaterpilih, Said Aqil mengucapkan terima kasih atas terpilihnya sebagai Ketum PBNU. Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada As’ad Ali yang berbesar hati untuk mundur sehingga pemilihan Ketum PBNU dilakukan satu putaran.

“Padahal beliau bisa untuk melakukan dua putaran namun dengan kebesaran hatinya hanya melaksanakan satu putaran,” ujar Said Aqil dalam pidatonya. (mt/ind)