Gugatan praperadilan yang dilayangkan Polri terhadap penetapan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai tersangka dinilai keliru oleh KPK. Praperadilan harusnya diajukan ketika ada prosedur kesalahan penangkapan atau penahanan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua KPK Zulkarnaen, Rabu (21/1). Menurut mantan Kajati Jatim itu, penetapan seseorang menjadi tersangka itu sebenarnya bukan domain praperadilan. “Praperadilan itu untuk salah tangkap atau salah tahan. Kalau penetapan tersangka itu kan bagian proses penyidikannya,” ujar Zulkarnaen.

Harusnya seorang tersangka mengikuti dulu proses penyidikan yang sedang berjalan. Jika dalam prosesnya ada masalah seperti salah tangkap atau salah tahan itulah ranah praperadilan. “Jadi yang digugat harusnya bukan proses penetapan tersangkanya,” jelas pria yang akrab disapa Zul itu.

Seperti diketahui, Polri mengajukan gugatan praperadilan atas penetapan Budi Gunawan sebagai tersangka. Hari ini, Budi juga melaporkan pimpinan KPK ke Kejagung karena menganggap ada pelanggaran kewenangan dalam penetapannya sebagai tersangka. (jp/ind)