Komisi pemberantasan korupsi (KPK) menggeledah rumah kediaman mantan Gubernur Papua, Barnabas Suebu, di Jalan Pinguin, Blok C nomer 9 Bintaro Tangerang Selatan (Tangsel). Penggeledahan dijaga ketat anggota kepolisian Resmob Pokda Metro Jaya.

Sebanyak tujuh anggota KPK dan sepuluh anggota polisi dengan menggunakan enam mobil tiba dilokasi pada pukul 10.00 WIB. Petugas langsung menggeledah rumah mantan orang nomor satu di Papua tersebut.

KPK menggeleda rumah Barnabas Suebu terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang Detailing Enginering Design atau D-E-D, pada proyek pembangkit listrik tenaga air tahun 2009 lalu di Mamberamo saat Barnabas Suebu masih menjabat Gubernur Papua. “Ya, benar ini rumah Barnabas Suebu, tadi ada enam mobil yang masuk kerumahnya dengan polisi bersenjata lengkap,” ujar, Heri Roestoto, petugas keamanan komplek, Rabu, (22/10).

Heri menuturkan, bahwa Barnabas Suebu sebelum menjabat menjadi Gubernur sudah menetap dikomplek itu. “Iya hampir sebelas tahun yang saya tahu tinggal dikomplek ini, dia tinggal sama keluarga dan anak-anaknya. Cuma memang saya jarang ketemu,” terangnya.

Selama tujuh jam anggota KPK melakukan penggledahan, dan keluar dengan membawa satu koper besar berwarna biru dan satu dus yang diduga berisi berkas dokumen penting.

Sebelumnya, pada 8 September lalu KPK juga menggeledah rumah Barnabas Suebu di Bhayangkara III Jalan Hang Tuah No 99 RT 04 RW 07 Kelurahan Bhayangkara, Jayapura, Papua. Ketika itu, selain rumah Barnabas, KPK juga menggeledah rumah tersangka La Musi Didi di Jalan Jaya Asri Blok F No 21 Jaya Pura, Papua.

Kemudian, penggeledahan juga dilakukan di sejumlah tempat lain, yakni Kantor Dinas Pertambangan, Kantor Dinas Otonom Jalan Abepura Kotaraja Jayapura dan Kantor Konsultasi Pembangunan Irian Jaya, Jalan Batu Karang No 4 RT 02 RW 07 Kelurahan Ardipura Jayapura, Papua. (kt/ind)