Indopolitika.com –  Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mendeklarasikan Laskar Santri Nusantara Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) di Pondok Pesantren Al Ishlah, Kelurahan Mangkang Kulon, Semarang, Kamis.

Deklarasi dilakukan secara simbolis dengan penyematan rompi Laskar Santri Nusantara oleh Muhaimin Iskandar (Cak Imin) kepada perwakilan santri, antara lain disaksikan Ketua DPW PKB Jawa Tengah Yusuf Chudlori dan Wakil Ketua Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jateng Muhammad Adnan.

“Laskar Santri Nusantara ini bukan bentukan saya tapi tumbuh dari teman-teman santri yang kami fasilitasi untuk bergerak ke masyarakat sebagai upaya memenangkan Jokowi-JK pada Pemilu Presiden mendatang,” kata Cak Imin.

Ia mengungkapkan bahwa kaum muda pesantren dan kiai-kiai muda membutuhkan wadah pergerakan serta tempat menampung aspirasi berupa Laskar Santri Nusantara. Menurut dia, santri yang suci pikiran, suci hati, dan suci perilaku akan menjadi ujung tombak dalam menyadarkan masyarakat akan kekuatan nahdliyin, nahdliyat, serta jamaah NU untuk memenangkan Jokowi-JK.

“Saya berharap nahdliyin, nahdliyat, dan jamaah NU untuk memilih capres dari NU, jangan pilih orang yang bukan NU dan itu hanya ada satu pasangan yakni Jokowi-JK,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin mengaku optimistis pasangan calon presiden Jokowi-JK akan menang mutlak di Provinsi Jateng. “Insya Allah menang mutlak, kami sudah hitung tidak kurang 80 persen akan memenangkan Jokowi-JK di Jateng pada Pemilu Presiden mendatang,” katanya.

Pasangan calon presiden Jokowi-JK diusung oleh empat partai politik yang berkoalisi pada Pemilu Presiden, 9 Juli 2014. Keempat parpol yang mengusung Jokowi-JK itu, adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Nasional Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Hati Nurani Rakyat.