Anggota Komisi II DPR, Hetifah Saifudian mengatakan pasangan calon kepala daerah yang dinyatakan tidak lolos dalam pencalonan Pilkada yang diumumkan KPU di seluruh Indonesia, jangan berbuat anarkis.

“Pasangan calon yang dinyatakan tidak lolos agar tidak melakukan hal-hal anarkis seperti merusak kantor KPU dan fasilitas umum lain,” katanya di Jakarta, Senin.

Namun menurut dia, aparat Kepolisian harus tetap siap berjaga mengantisipasi kondisi di lapangan.

Dia mengatakan, jika ada suatu daerah yang karena terjadi pembatalan pasangan calon menyebabkan terjadi pasangan tunggal, maka KPU akan membuka kembali pendaftaran pencalonan selama tiga hari.

“Ini sudah diatur oleh Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Info pendaftaran secara teknis akan disampaikan oleh KPU,” ujarnya.

Hatifah mengimbau pasangan calon yang dinyatakan lolos untuk tidak berkonvoi atau melakukan arak-arakan yang dapat mengganggu ketertiban bersama.

Dia juga berharap agar Pilkada ini dapat terlaksana secara serentak, tidak ada lagi daerah yang mengalami penundaan. (ant)