Palembang – Tokoh masyarakat Palembang, H. Mularis Djahri menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya mantan Walikota Palembang, H. Romi Herton (52) di Rumah Sakit Hermina Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

“Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak H. Romi Herton. Semoga almarhum diterima di sisi Allah sesuai amal dan ibadahnya. Dan kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga tabah menerima cobaan ini, ” kata Mularis, saat dihubungi awak media, Kamis (28/9).

Mularis juga mengatakan, sosok Romi Herton adalah pemimpin Palembang, selain pihak keluarga. Lanjut Mularis, masyarakat Palembang juga merasa kehilangan. “Kami sangat kehilangan beliau. Bagaimanapun beliau pernah menjadi pemimpin masyarakat Palembang,” ujar Mularis.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diterima dari pesan berantai Whatsapp, Romi Herton menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Hermina Serpong, Tanggerang Selatan akibat serangan jantung sekitar pukul 02.45 WIB, (28/9/2017).

Kuasa hukum Walikota terpilih periode 2013-2018, Sirra Prayuna, mengatakan jenazah akan dibawa keluarga ke Palembang, pagi ini. “Jenazah akan dimakamkan di TPU (Tempat Pemakaman Umum) terdekat,” ujar Sirra.

Seperti diketahui, Romi adalah Walikota terpilih periode 2013-2018, dan terakhir menjalani hukuman di Rutan Gunung Sindur setelah sebelumnya dipindahkan dari Lapas Sukamiskin ‎Bandung terkait kasus suap sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi yang saat itu di pegang oleh Aqil Muhtar. Bersama istrinya, Hj Masyitoh, Romi divonis menjalani hukuman 7 tahun kurungan dalam kasus Pilkada Kota Palembang 2013. (Fie/Red)