Surat kabar terkemuka asal Amerika Serikat the New York Times dalam artikel 18 Januari lalu menyebut Presiden Joko Widodo kini mulai kehilangan kepercayaan publik.

Artikel Joe Cochrane, koresponden New York Times untuk Indonesia itu menyoroti sejumlah isu terkini, termasuk soal penunjukan Komisaris Jendral Polisi Budi Gunawan sebagai calon kepala kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Dia menyatakan penunjukan Budi Gunawan yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang banyak pertanyaan dari publik, sekaligus mempertanyakan independensi Jokowi.

Seperti diketahui, Budi Gunawan sudah sejak lama diduga memiliki rekening mencurigakan dan dia sempat menjadi ajudan dari mantan Presiden Megawati atau Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, partai pengusung Jokowi menjadi presiden.

Cochrane dalam artikelnya menyatakan terpilihnya Jokowi sebagai presiden tiga bulan lalu sempat menjadi harapan rakyat Indonesia untuk membuat perubahan.

Dia juga menyoroti kepemimpinan Jokowi dalam kasus jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501, pencabutan subsidi bahan bakar minyak untuk premium, serta peluncuran kartu Indonesia sehat dan kartu Indonesia Pintar.

“Para pendukung (Jokowi) mengharap keajaiban, sedangkan kelompok oposisi yakin dia akan dihancurkan secara politik dalam waktu kurang dari setahun,” kata Cochrane.

Menurut dia, satu-satunya yang bisa diprediksi dari Indonesia saat ini adalah politiknya tidak bisa diprediksi. (mdk/ind)