Palembang – Hari Pahlawan yang diperingati setiap tahun oleh Bangsa Indonesia, jatuh tepat pada Jumat, 10 November 2017 pukul 08.15, yang diwajibkan oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial RI, bagi seluruh rakyat Indonesia untuk mengheningkan cipta sejenak sesuai waktu setempat secara serentak di seluruh Tanah Air.

Calon Gubernur Sumsel 2018 Herman Deru menyambut baik anjuran pemerintah dan menyatakan sudah sepatutnya bangsa ini mendo’akan arwah para pahlawan yang berjasa mendirikan bangsa ini. Bangsa ini adalah peninggalan, amal baik dan wakaf serta amanah dari para pendirinya, baik yang dikenal dan sudah dapat gelar pahlawan maupun belum. “Gelar pahlawan hanya seremoni, tentu penting itu, tetapi ada atau tidak ada gelar itu, para pahlawan tetap besar jasanya buat kita,” ujarnya seusai menggelar do’a bersama dan mengheningkan cipta di kediamannya yang berbarengan dengan acara akad nikah puterinya, Jum’at 10/11.

Herman Deru menegaskan pentingnya bangsa ini meniru amal dan karya para pahlawan. Jangan gila dengan tanda jasa apalagi sampai beli sana-sini, itu tak ada gunanya. Sepanjang orang mau bekerja dan berkarya pasti akan ada hasilnya. Kerja yang berhasil dengan sendirinya akan berharga, harganya amat tinggi. “Saya mengajak kita semua untuk bekerja untuk perbaiki yang kurang dari bangsa ini, termasuk daerah kita Sumsel ini, banyak sekali yang harus dibenahi,” pungkasnya. (AJ)