Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Muhammad Sani-Nurdin Basirun membentuk tim sukses yang dipimpin Ahar Sulaiman, meski belum ada satu pun partai yang mendeklarasikan mengusung pasangan itu.

“Kami sudah bentuk tim, Ahar Sulaiman ketuanya,” ujar Muhammad Sani, di Tanjungpinang, Senin, 13 Juli 2015.

Sani-Nurdin akhir-akhir ini gencar melakukan komunikasi politik dengan pengurus partai yang akan mengusungnya. Beberapa partai secara lisan sudah merestui Sani yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Kepri berpasangan dengan Wakil Bupati Karimun Nurdin Basirun.

Ahar Sulaiman pun membentuk posko-posko pemenangan di Tanjungpinang, Bintan, Batam, Lingga, Natuna, Kepulauan Anambas, Karimun dan Lingga.

Menurut Sani, tim yang dibentuk tersebut juga sudah mulai bekerja menyosialisasikan program Sani-Nurdin bila terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri.

“Tim sudah bekerja untuk memenangkan pilkada,” ujarnya.

Terkait manuver politik yang dilakukan oleh sejumlah orang yang mempertanyakan keberhasilan Sani membangun Kepri, pria yang sudah berusia 74 tahun itu menyatakan pembangunan berjalan lancar. Kondisi Kepri semakin maju dibanding periode lima tahun sebelumnya.

Namun hasil dari pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Kepri tidak kelihatan oleh masyarakat. Hal itu disebabkan Kepri terdiri dari pulau-pulau.

Kabupaten dan kota di Kepri juga merupakan pulau-pulau. Berbeda dengan provinsi lainnya yang daratannya lebih luas sehingga akses ke daerah-daerah lebih mudah dijangkau masyarakat.

Sebagai contoh, kata dia pembangunan bandara, pelabuhan dan fasilitas umum lainnya di Natuna atau di Kepulauan Anambas tidak akan dapat dilihat oleh masyarakat Batam, Tanjungpinang, Lingga dan Karimun.

Begitu juga pembangunan di Batam, lanjutnya tidak akan diketahui oleh masyarakat yang tinggal di Natuna, Anambas, Lingga, Karimun dan Pulau Bintan.

“Setiap langkah yang saya ambil, sepenuhnya hasil munajat saya kepada Allah SWT. Saya hanya ingin mengabdi untuk kepentingan masyarakat,” kata Sani.

Mantan Bupati Karimun itu juga mengatakan, apa yang menjadi kekuatannya dalam mengikuti Pilkada Kepri untuk kedua kalinya semata-mata mengandalkan silaturahim. Baginya, silaturahim merupakan kekuatan untuk membangun kebersamaan.

“Untuk mencapai hasil yang 100 persen memang belum. Tapi pembangunan yang sudah dilakukan sudah mendekati target,” katanya.

Sani yang pernah berduet dengan Nurdin Basirun tersebut, menegaskan sewaktu dirinya menjabat Bupati Karimun. Ia mengklaim bersama Nurdin, sudah banyak melakukan pembangunan seperti jalan, rumah sakit, pelabuhan dan sebagainya.

Dengan berpasangan kembali pada Pilkada Kepri mendatang, mereka bisa melakukan yang lebih baik.

“Saat memimpin Karimun, kami saling mengisi. Sehingga senergitas sudah terbangun. Itu menjadi salah satu modal untuk membangunan Kepri selanjutnya,” ucapnya. (ant/kep/ind)