Presiden Joko Widodo mengunjungi Papua dalam momen Natal 2014.  Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa makna kunjungan Jokowi itu bukan hanya sekadar memperingati Natal dengan warga Papua.

“Tapi, beliau juga akan meninjau beberapa daerah dan berdialog,” kata Tjahjo saat memantau jalannya Misa Natal di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Kamis (25/12).

Dia pun menyatakan, Presiden ingin masalah-masalah di Papua bisa terselesaikan. Selain itu, Tjahjo mengaku dirinya juga akan ke wilayah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini. Kunjungan itu, kata dia, untuk melihat bagaimana wajah perbatasan RI.

“Karena, kalau berbicara masalah wilayah dari mulai Aceh sampai Papua harus tertata dengan baik,” ungkap mantan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan tersebut.

Terkait persoalan yang ada di Poso, Sulawesi Tengah, Tjahjo menegaskan bahwa Presiden sudah memerintahkan untuk diselesaikan dengan segera.

“Siapapun orangnya, tidak ada kelompok-kelompok ekstrem, mengganggu ketenangan di wilayah yang demokratis dan berdaulat beribadah,” kata dia.

Dalam kesempatan itu Tjahjo juga mengungkapkan bahwa pemerintah dan negara harus hadir di tengah-tengah masyarakat yang sedang melakukan ibadah sesuai agama dan keyakinan masing-masing.

“Ini ditunjukan tidak ada satupun gangguan,” ungkap dia (jp/ind)