Nyanyian eks Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin kembali memakan korban. Dia menuding Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menikmati fee proyek wisma atlet SEA Games Jakabaring, Palembang.

“Jadi kasus wisma atlet ini kemungkinan yang mau diapakan itu Gubernur Sumsel, terus berapa yang Pak Alex Noerdin mungkin terima, itu yang mungkin ditanya KPK,” ungkapnya, Rabu (8/10).

Pernyataan ini terungkap dalam kesaksia Nazar pada kasus dugaan korupsi wisma atlet SEA Games. Dia bersaksi untuk tersangka Rizal Abdullah.

“Pak Alex itu 2,5 persen, terus anggota DPR-nya yang menerima itu Mirwan Amir, Olly Dondokambey, terus juga kan Wayan Koster, ada jin apa yang melindungi?” tuduh Nazar.

Sebelumnya, Rizal resmi sebagai tersangka pada 29 September. Rizal menjabat Ketua Komite Pembangunan Wisma Atlet SEA dan pembangunan gedung serba guna Provinsi Sumsel tahun anggaran 2010-2011.

KPK menilai Rizal bersalah karena menerima uang Rp 400 juta dari Duta Graha Indah. Meski telah mengembalikan uang pada KPK, Rizal tetap dijerat untuk membongkar tersangka lain. Sebab, KPK tidak percaya apabila uang tersebut diterima sebagai ucapan terima kasih karena PT DGI memenangi pengerjaan proyek wisma atlet SEA Games. (kon/ind)