Bupati Karimun Nurdin Basirun memantapkan diri menjadi pendamping HM Sani maju ke pemilihan Gubernur Kepri 2015.

Bagi Nurdin, dipilihnya dia oleh HM Sani sebagai bakal calon wakil gubernur diibaratkan seperti “jatuh dari ketek dan disambut keranjang besar”

“Kata orang Melayu, saya jatuh dari ketek. Tapi saya disambut oleh keranjang yang besar. Saya jatuh secara terhormat. Sani-Nurdin (Sanur) adalah pilihan masyarakat, insyaallah akan diberkahi oleh yang Illahi,” ungkap Nurdin mengumpamakan Sani sebagai keranjang besar yang siap menampungnya.

Pernyataan itu ia lontarkan saat acara deklarasi Sanur (Sani-Nurdin) di halaman Masjid Agung, Karimun, Jumat (3/7/2015) malam.

“Saya tanyakan kepada masyarakat Karimun. Setuju tidak saya dengan Pak Sani maju. Jangan malu lagi. Kami sudah bicara dengan Pak Sani. Tinggal saja saya minta dukungan,” kata Bupati Karimun itu yang disambut masyarakat dengan tepuk tangan.

Pengakuan Nurdin dikukuhkan pula oleh Sani. Gubernur Kepri itu juga memohon pamit kepada masyarakat di akhir masa jabatannya dan memohon doa serta dukungan mereka untuk maju lagi bersama Bupati Karimun tersebut.

“Kalau Tuhan mengizinkan maka kami akan maju dalam Pilgub pada Desember 2015 nanti. Saya ingin bersama-sama adinda Nurdin lagi. Pada 2001 lalu, saya menjabat Bupati Karimun dan andinda Nurdin jadi wakil saya. Kami mohon doa supaya nanti saya menjadi Gubernur Kepri dan andinda Nurdin menjadi wakil gubernur,” ungkap Sani.

Bersama Nurdin, Sani bertekad akan membangun Kepri dengan berlandaskan pada dasar keagamaan.

Hal tersebut ditunjukkan melalui acara deklarasi yang digelar pada malam yang suci dan bersamaan dengan kegiatan Nuzul Qur’an.

“Dalam pesta demokrasi, dengan pedoman Al-Qur’an hendaknya kita menjaga persaudaraan di antara kita. Silaturahmi itulah harus dijaga secara baik,”pesan Sani.

Pasangan Sani-Nurdin ini langsung mendapat dukungan dari kelompok masyarakat tertentu.

Komunitas Pilih Pasangan Sani-Nurdin (Kompas Sanur) pun langsung menyatakan dukungan kepada Gubernur Kepri dan Bupati Karimun itu.

“Kami yang tergabung dari 24 suku serta 58 OKP dan LMS menyatakan siap memilih Sani-Nurdin. Kami bukan pendukung lagi tetapi langsung memilih,”tegas Amir Tamil atau Long Aca, Koordinastor Kompas Sanur. (tbn/ind)